Jakarta – Kabar baik buat masyarakat Indonesia, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pekerja swasta. Menyambut Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan skema libur panjang dan Work From Anywhere (WFA) yang totalnya bisa mencapai 13 hari.
Kebijakan ini merupakan kombinasi antara sistem WFA, cuti bersama, serta akhir pekan. Tujuannya untuk mengurangi kepadatan arus mudik sekaligus memberi kesempatan masyarakat menikmati momen Lebaran bersama keluarga.
Kebijakan WFA ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2026 dan juga didukung Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Pemerintah juga mengimbau perusahaan swasta ikut menerapkan kebijakan kerja fleksibel tersebut.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bahkan meminta kepala daerah mendorong perusahaan di wilayahnya masing-masing agar memberi kesempatan pekerja melakukan work from anywhere pada tanggal yang sudah ditentukan.
Dengan pengaturan ini, masyarakat bisa mulai mudik lebih awal tanpa harus menunggu cuti bersama resmi dimulai.
*Jadwal Libur Lebaran 2026*
Periode WFA sebelum Lebaran:
* Senin, 16 Maret 2026
* Selasa, 17 Maret 2026
Cuti bersama dan hari raya:
* Rabu, 18 Maret 2026: Cuti Bersama Hari Raya Nyepi
* Kamis, 19 Maret 2026: Cuti Bersama Hari Raya Nyepi
* Jumat, 20 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri
* Sabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri
* Minggu, 22 Maret 2026: Idul Fitri
* Senin, 23 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri
* Selasa, 24 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri
Periode WFA setelah Lebaran:
* Rabu, 25 Maret 2026
* Kamis, 26 Maret 2026
* Jumat, 27 Maret 2026
Jika dihitung sejak akhir pekan sebelum masa WFA, masyarakat bisa menikmati libur panjang mulai Minggu, 15 Maret hingga Selasa, 24 Maret 2026, total mencapai 13 hari.
Dengan jadwal seperti ini, pekerja punya waktu lebih fleksibel untuk mudik, berlebaran, hingga kembali ke kota tanpa terburu-buru.
Pemerintah berharap kebijakan ini bisa membuat arus perjalanan lebih merata sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat selama musim Lebaran.










