Bogor – Presiden RI Prabowo Subianto ingin seluruh rakyat Indonesia memiliki kualitas hidup yang baik. Yaitu dengan terpenuhinya kebutuhan pangan, bisa mengakses layanan kesehatan dan pendidikan yang layak, serta berpenghasilan memadai.
“Kita tidak bermimpi jadi negara kaya seperti Norwegia. Kita ingin kualitas hidup rakyat baik. Makan cukup, sehat, sekolah baik, penghasilan cukup,” ujar Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Untuk mewujudkannya, kata Prabowo, pemerintahannya membangun fondasi lewat swasembada pangan dan energi. Menurutnya, dua hal ini penting jika suatu negara mau benar-benar merdeka tanpa bergantung pihak lain.
“Fondasi pertama, mau nggak mau kita harus swasembada pangan. Kalau mau merdeka, kita harus jamin produksi pangan, sehingga pangan bisa dinikmati oleh rakyat kita,” ucap Prabowo.
“Swasembada energi, harus. Nanti ada kelompok (yang bilang), ‘apa bisa?’. Bisa, kita sudah hitung. Kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa,” tambahnya.
Menurutnya, kelapa sawit dibutuhkan banyak negara untuk berbagai bahan baku produk, sehingga jadi komoditas strategis.
Selanjutnya, kata Prabowo, harus ada perubahan aliran uang yang sebelumnya ke kota-kota dan ke luar negeri. Salah satu caranya yang saat ini dilakukan pemerintah yaitu lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di bawah kepemimpinan Prabowo, Indonesia kini mencatat sejumlah capaian penting, antara lain cadangan beras pemerintah yang berada pada level tertinggi, perluasan akses pendidikan melalui penyediaan panel interaktif di sekolah-sekolah terpencil, serta penguatan ekonomi pesisir melalui pembangunan dermaga, cold storage, dan penyediaan kapal ikan di kampung-kampung nelayan.












