WOW…, DIDUGA SALAH SEORANG OKNUM BIDAN DI KLINIK AISYAH BERMAIN DUPLIKASI SURAT SERTIPIKAT TANAH

WOW…, DIDUGA SALAH SEORANG OKNUM BIDAN DI KLINIK AISYAH BERMAIN DUPLIKASI SURAT SERTIPIKAT TANAH

HAK SUARA
3 Feb 2024 09:42
Hukum 0 47
3 menit membaca

WOW…, DIDUGA SALAH SEORANG OKNUM BIDAN DI KLINIK AISYAH BERMAIN DUPLIKASI SURAT SERTIPIKAT TANAH

Kampar, HAKSUARA.CO.ID – Salah seorang bidan berinisial DY menduplikasikan surat sertipikat tanah yang diduga dipalsukan karena tidak sesuai dengan proses peraturan yang ada, dan surat sertipikat tanah yang diduplikasikannya tersebut dipergunakannya untuk digadaikan kesalah satu rentenir untuk meminjam sejumlah uang tanpa sepengetahuan pemilik tanah aslinya.

Untuk mengetahui lebih lanjutnya, tim awak media coba menggali informasi kesalah seorang pemilik kaplingan yaitu saudara wilson, karena tim sebelumnya telah mendapat informasi bahwa kaplingan saudara Wilson nomor 0523 sertipikatnya atasnama Anjas prayogi yang telah digadaikan kepada salah satu rentenir.

Menurut keterangan Wilson melalui telepon selulernya ia menjelaskan bahwa saudara Anjas prayogi tidak pernah membeli lahan kaplingannya dan ia tidak mengenal Anjas Prayogi, namun yang pernah membeli kaplingan dengan sket tanah nomor 0523 adalah atas nama Anas bin Daut sesuai peta yang berada di km 18 Bencah kelubi.

Kembali awak media konfirmasi kepada pengawas kaplingan Km 18 Benca kelubi yang akrab disapa Mas Bro, dan ia juga menjelaskan bahwa pemilik aslinya sesuai peta surat adalah bernama Anas Bin Daut.

Sementara itu saat dikonfirmasi oleh tim awak media melalui via telpon Whatsapp, Dugaan duplikasi surat palsu yang di gadaikan ke rentenir oleh
Inisial DY, ia menjelaskan “awalnya kami mau mengajukan pinjaman kami tidak ada jaminan, jadi ada kawan mengajak meminjam ke bank atas nama saya tapi tidak bisa, jadi ada kawan saya bilang ambil aja sertipikatnya nanti kita pinjem sama intan, lalu saya bilang keteman saya, apa gak bahaya kak nanti ketahuan.

Kemudian awak media menanyakan kepada DY, apakah pemilik sertifikat aslinya mengetahui sertifikatnya digadaikan?,

Dengan santainya DY menyampaikan,
“Awalnya emang gak tau pemiliknya itu, karena selama ini kita pembayarannya lancar-lancar aja, tapi setelah ada masalah, mertua nelpon kepemilik hutang itu barulah ketahuan barang itu palsu.
Saudara DY sosok seorang Bidan yang bekerja di Klinik Aisyah, dan ia mengatakan, kami sudah mendatangi pemilik aslinya dan ia tidak mempermasalahkannya, karena surat aslinya ada dibank, kecuali yang aslinya tadi tidak ada sama mereka. terang DY.

Kemudian awak media kembali bertanya kepada Saudara DY terkait surat sertifikat tanah atas nama Anjas prayogi ia menjawab,
“Bentar dulu ya, saya ada tamu ” Pungkasnya sembari menutup teleponnya.

Tidak sampai disitu, team awak media menelusuri kebenaran dari keterangan saudara DY dan mencoba konfirmasi kepada istri anas bin Daut selaku pemilik sah kaplingan melalui via telpon dan saat dikonfirmasi terkait dugaan duplikasi sertifikat tanah kaplingan nya di km 18 Benca Kelubi yang diduga dilakukan oleh salah seorang oknum bidan inisial DY,
“Saya tidak tahu sama sekali pak, bahkan saya sangat keberatan dengan sertifikat atas nama suami saya diduplikasikan, Terangnya.

Menurut undang – undang Pasal 263 KUHP secara umum mengatur dan menyatakan bahwa setiap orang yang sengaja mengubah surat atau pemalsuan dokumen lainnya dengan maksud untuk menipu orang lain, akan diancam pidana penjara maksimal 6 tahun.
( Tim ).

Terima kasih atas kunjungan Anda dan membaca berita dengan judul: WOW…, DIDUGA SALAH SEORANG OKNUM BIDAN DI KLINIK AISYAH BERMAIN DUPLIKASI SURAT SERTIPIKAT TANAH Wartawan: Redaksi

Google News
Wakapolsek Kepulauan Seribu Utara dan Bhabinkamtibmas Pulau Kelapa Ingatkan Masyarakat Bijak Gunakan Media Sosial Menjelang Pemilu 2024 Jakarta – Wakapolsek Kepulauan Seribu Utara, Ipda Yudha, bersama Bhabinkamtibmas Pulau Kelapa, turun langsung ke tengah-tengah masyarakat Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, pada Rabu (07/02/2024). Mereka melakukan sambang warga dengan tujuan mengingatkan masyarakat akan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak menjelang Pemilu 2024. Dalam sambang tersebut, Ipda Yudha dan timnya menyampaikan pesan penting kepada warga agar lebih teliti dan cerdas dalam menanggapi informasi yang beredar di media sosial. Mereka mengingatkan bahwa tidak semua informasi yang tersebar di media sosial adalah benar, dan bahwa masyarakat perlu waspada terhadap informasi yang belum tentu kebenarannya, baik berupa gambar, foto, maupun ilustrasi. Lebih lanjut, Ipda Yudha menekankan pentingnya menolak, mencegah, dan menghentikan penyebaran informasi yang dapat menimbulkan kebencian, permusuhan berlatar belakang suku, agama, dan antar golongan. Dalam menjaga stabilitas keamanan, masyarakat diimbau untuk melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada petugas keamanan setempat. “Kami berharap masyarakat dapat menjadi agen perubahan dalam menggunakan media sosial. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan aman,” ujar Ipda Yudha. Sambang warga ini merupakan salah satu upaya dari Polres Kepulauan Seribu dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilu 2024. Diharapkan dengan sosialisasi yang dilakukan, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya peran aktif dalam mengawasi dan melaporkan penyebaran informasi yang tidak benar di media sosial.
Niyan Bakery: Tempat yang Tepat untuk Menikmati Roti dan Kue yang Lezat di Kota Batam
Dandim 0510/Tigaraksa Dampingi Kasrem Resmikan Pembangunan Gedung Makoramil 14/ Panongan
Owner PSM Tegaskan Telah Meminta Wiljan Pluim Dicoret dari Tim, Janjikan Pemain Lebih Muda dan Sepadan
Diketuai Bobby Nasution, Barisan Pengusaha Pejuang Dukung Prabowo-Gibran
Polsek Kepulauan Seribu Utara Gelar “Jum’at Keliling Polres” di Pulau Panggang Menyampaikan Pesan Kamtibmas Menjelang Pemilu 2024

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x