JAKARTA – Film dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua mengangkat proses transformasi kawasan Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, yang diproyeksikan menjadi salah satu kawasan pendukung ketahanan pangan nasional.
Dokumenter tersebut merekam pembangunan infrastruktur, pengelolaan lahan rawa, penerapan teknologi pertanian, hingga keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan kawasan pangan.
Peluncuran film dokumenter ini dilakukan oleh Yayasan Wardhana Nawasena Network di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Melalui dokumenter tersebut, publik diperlihatkan proses perubahan kawasan yang sebelumnya didominasi lahan rawa menjadi area yang sedang dikembangkan untuk mendukung sektor pertanian skala besar.
Pengembangan kawasan Wanam menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, keterbatasan lahan pertanian, serta dinamika ekonomi global.
*Proyek Strategis Nasional dan Pembangunan Infrastruktur di Wanam Merauke*
Wanam berada di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Kawasan ini sebelumnya dikenal sebagai wilayah rawa dengan akses transportasi yang terbatas. Setelah terbentuknya Provinsi Papua Selatan pada tahun 2022, kawasan tersebut masuk dalam pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor pangan.
Berdasarkan dokumenter tersebut, pembangunan di Wanam dilakukan melalui pengembangan infrastruktur pendukung, antara lain:
* Jalan produksi
untuk membuka akses mobilitas dan distribusi.
* Sistem pengairan dan drainase
untuk mengelola tata air sesuai karakteristik lahan rawa.
* Infrastruktur pendukung
seperti jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, sekolah, dan fasilitas kesehatan.
Pembangunan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan, jarak antarlokasi, serta karakteristik lahan basah di kawasan Papua Selatan.
*Yudi Latif Soroti Potensi Papua*
Pemerhati sosial dan kebangsaan Yudi Latif menyampaikan pandangannya mengenai arti penting wilayah Papua dalam konteks masa depan Indonesia. Pernyataan itu disampaikan saat peluncuran film dokumenter, sebagaimana dikutip ANTARA.
Yudi Latif mengatakan:
“Papua memiliki kekayaan alam yang luar biasa dan menjadi perhatian dunia. Keunikan flora, fauna, serta potensi sumber dayanya merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia.”
Sumber: ANTARA
*Penerapan Teknologi Pertanian dan Dokumentasi Panen Padi Wanam*
Pengelolaan lahan rawa di Wanam memerlukan perencanaan teknis, pengendalian tata air, serta penerapan teknologi pertanian. Film dokumenter tersebut menampilkan proses pengembangan lahan agar dapat digunakan untuk kegiatan budidaya tanaman pangan.
Salah satu bagian yang ditampilkan dalam dokumenter adalah proses panen padi pada tahun 2025. Panen tersebut digambarkan sebagai salah satu capaian dalam pengembangan kawasan pangan Wanam.
Satuan Tugas Pangan mengatakan:
“Kami dalam hal ini sangat bersyukur di hari yang cerah ini dengan Bapak Kepala Kampung, Ibu Pendeta, Pak Haji Dilah, Pak Kapolsek, Pak Danposal, Pak Ustaz dan lain sebagainya dengan seluruh lapisan masyarakat Wanam dan Kikel melaksanakan panen raya demplot Wanam.
Dengan panen ini menunjukkan bahwa Wanam sangat layak dan cocok untuk lahan pertanian sehingga menggugurkan isu-isu negatif yang ada selama ini yang dinyatakan bahwa Wanam tidak cocok untuk pertanian dan lain sebagainya.”
Sumber: Film Dokumenter Wanam
*Keterlibatan Masyarakat Lokal dan Kolaborasi Multi-Pihak*
Film dokumenter tersebut juga menggambarkan keterlibatan masyarakat lokal dalam berbagai tahapan pembangunan, mulai dari pembukaan jalan produksi, survei lapangan, pengolahan lahan, hingga pekerjaan pendukung lainnya.
Keterlibatan warga adat dan masyarakat setempat diharapkan dapat memberikan kesempatan kerja serta mendorong aktivitas ekonomi di kawasan Papua Selatan.
Tokoh masyarakat Wanam mengatakan:
“Tanggapan saya bahwa kami harus bersyukur karena kapan lagi kalau bukan sekarang kita harus bisa menerima itu bukan karena hanya kita saja yang bisa menikmati tetapi sampai kita punya anak cucu nanti karena dari dulu memang kita tidak bisa bikin apa-apa hanya tinggal paku saja seperti itu.”
Sumber: Film Dokumenter Wanam
Selain masyarakat lokal, proses pembangunan kawasan Wanam juga melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, aparat keamanan, serta generasi muda Papua.
*Film Dokumenter Soroti Harapan Masa Depan Papua*
Pembina Yayasan Wardhana Nawasena Network, Dean Ramella, menilai masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi di tengah arus informasi yang berkembang.
Dean Ramella mengatakan, sebagaimana dikutip ANTARA:
“Ketika Indonesia berupaya mewujudkan kemandirian melalui swasembada pangan dan energi, akan selalu ada tantangan. Karena itu masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu terverifikasi.”
Melalui berbagai rekaman pembangunan, pengelolaan lahan, panen padi, dan partisipasi masyarakat, film dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua menghadirkan gambaran mengenai proses transformasi kawasan Wanam di Papua Selatan.
Film dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua merekam proses pembangunan kawasan Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Dokumenter tersebut menampilkan pembangunan infrastruktur, pengelolaan tata air, panen padi tahun 2025, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan kawasan yang diproyeksikan pemerintah sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.











