Jakarta – Momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengalaman istimewa bagi Muhammad Tahfiz bin Al Hamdi, siswa SMK Negeri 2 Cibinong. Tahfiz mendapat kesempatan tampil memainkan alat musik biola di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto di Monumen Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10).
Tahfiz merasa senang sekaligus bersyukur dapat unjuk diri di hadapan Presiden. Baginya, kesempatan itu merupakan hal yang langka.
“Rasanya pasti senang sekali, karena kesempatan untuk bermain di depan Bapak Presiden kan hal yang sangat langka, ya. Jadi, jarang kita jumpai sehari-hari. Jadi, saya merasa sangat bersyukur dan turut bangga,” ujar Tahfiz saat diwawancara.
Kecintaan Tahfiz terhadap musik telah tumbuh sejak kecil. Tahfiz mulai belajar alat musik sejak berusia 9 tahun.
Ia pun mengungkapkan kesempatan tampil dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk memaknai nilai-nilai Pancasila. Ia berpendapat Pancasila sebagai hal yang menyatukan dalam keberagaman.
“Kalau menurut saya, Pancasila itu merupakan kebersamaan, ya. Jadi, bagaimana caranya kita untuk hidup damai, tenteram dan menghormati sesama lainnya tanpa membedakan,” katanya.
Sebagai pelajar yang menekuni bidang musik, Tahfiz berharap para siswa bisa memperoleh dukungan untuk mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki. Ia berharap pengembangan talenta pelajar dapat terus difasilitasi, termasuk bagi siswa yang memiliki minat di bidang musik.
“Saya doakan semoga Pak Presiden Prabowo sehat selalu, selalu semangat dalam pekerjaannya. Semoga Indonesia tetap terus maju dan semoga kita sebagai pelajar dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia,” tuturnya.











