Lahat – Yayasan Anak Muda Lahat resmi berdiri sebagai lembaga sosial kepemudaan berbadan hukum yang berfokus pada penguatan pembangunan manusia dan pemberdayaan generasi muda. Kehadiran yayasan ini menegaskan peran strategis pemuda sebagai aktor pembangunan, sejalan dengan arah kebijakan nasional dan agenda pembangunan berkelanjutan.
Yayasan Anak Muda Lahat didirikan berdasarkan Akta Pendirian Yayasan Nomor 06 tanggal 30 Desember 2025 yang dibuat di hadapan Notaris Marie Nouza Qisthy, S.H., M.Kn., serta telah memperoleh pengesahan Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0032672.AH.01.04.Tahun 2025.
Pendiri Yayasan Anak Muda Lahat, Oktaria Saputra, S.E., M.Si., menilai masih terdapat kesenjangan antara potensi pemuda dan keterlibatan mereka dalam agenda pembangunan yang nyata.
“Selama ini pemuda sering ditempatkan sebagai objek kegiatan, bukan subjek pembangunan. Padahal, tanpa keterlibatan pemuda secara aktif dan terukur, agenda pembangunan manusia hanya akan menjadi slogan,” ujar Oktaria.
Menurutnya, Yayasan Anak Muda Lahat dibangun sebagai instrumen sosial untuk menjembatani kebutuhan kebijakan dengan realitas di lapangan.
“Kami ingin pemuda hadir dalam kerja-kerja yang konkret dan berdampak. Bukan sekadar seremoni, tetapi terlibat langsung dalam penguatan kapasitas sosial, pendidikan, dan pengabdian masyarakat,” katanya.
Oktaria menegaskan bahwa arah gerak yayasan dirancang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan kohesi sosial.
“Pembangunan SDM tidak cukup hanya dengan pendekatan administratif. Dibutuhkan partisipasi sosial yang kuat, dan di titik inilah pemuda harus mengambil peran strategis sebagai penggerak, bukan penonton,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola yang akuntabel dalam organisasi sosial kepemudaan agar kehadirannya relevan dan dipercaya publik.
“Organisasi sosial harus dikelola dengan standar profesional yang jelas, transparan, dan patuh hukum. Tanpa itu, sulit berharap kontribusi nyata terhadap pembangunan,” ujar Oktaria.
Dengan legalitas yang lengkap dan arah kelembagaan yang jelas, Yayasan Anak Muda Lahat menargetkan diri sebagai mitra implementatif pemerintah dan masyarakat dalam mendorong partisipasi pemuda yang produktif, terukur, dan berkelanjutan, khususnya di tingkat daerah.












