Penindasan Israel Terhadap Palestina Disebut Kejahatan Berkelanjutan, Faizal Assegaf: Kejahatan Terorganisir

HAK SUARA
8 Okt 2023 19:24
Nasional 0 76
2 menit membaca

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kritikus Faizal Assegaf, memberikan reaksi soal sejumlah lokasi di Jalur Gaza yang terkepung oleh serangan-serangan dari Israel.

Faizal melihat, penindasan dan penjajahan atas bangsa Palestina merupakan kejahatan yang berkelanjutan.

Lebih dari 75 tahun, kata dia, kebiadaban Zionis dan hegemoni global bersekutu secara jahat pada umat Islam.

“Tiada hari tanpa pembunuhan, tindakan kekerasan dan penghardikan atas bangsa Palestina,” ujar Faizal dalam cuitan Twitternya (8/10/2023).

Tambahnya, kafir Zionis merampas tanah, menggusur, dan memberangus seluruh hak hidup juataan kaum muslim.

Menurutnya, kejahatan itu dilakukan secara terorganisir, disponsori misionaris politik berkedok toleransi, HAM dan demokrasi.

Meskipun demikian, umat Islam Palestina tanpa henti diposisikan sebagai teroris, radikalis, dan intoleran.

“Tidak hanya penindasan pada muslim di Palestina, tapi juga pembantaian kepada bangsa Afghanistan, Irak, Rohingya dll,” Faizal menuturkan.

Alasannya, dituturkan Faizal hanya ada satu, kebencian pada Islam dan kaum muslim.

“Kini kaum muslim Palestina bangkit melakukan perlawanan melalui gerakan perubahan total. Berjihad atas kesadaran tauhid, bergerak dalam spirit Islam memperjuangkan keadilan,” imbuhnya.

Dikatakan Faizal, apa yang dilakukan oleh bangsa Palestina merupakan spirit gerakan perubahan yang menghentak dunia.

“Penindasan dan segala kejahatan atas kemanusiaan harus dihentikan,” tukasnya.

“Semangat itu sejalan dengan prinsip kemerdekaan bangsa Indonesia. Yakni amanah dan landasan bernegara yang ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945, menghapus segala bentuk penjajahan,” sambung dia.

Kerlas Kerja

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x