Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Opini

Pemdes Tegal Dowo Pekalongan Bangun Gedung Pengungsian, Minimnya Transparansi Anggaran

×

Pemdes Tegal Dowo Pekalongan Bangun Gedung Pengungsian, Minimnya Transparansi Anggaran

Sebarkan artikel ini
Pemdes Tegal Dowo, Kec Tirto, Transparansi, Kab Pekalongan
Caption foto diambil pada 31/5/2026 posisi bangunan tinggal pemasangan atap dan finishing

HSuara.co.id Jateng
Kabupaten Pekalongan –
Warga Desa Tegal Dowo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan kerap kali kesulitan mencari tempat evakuasi atau pengungsian saat banjir melanda. Selama ini, mereka terpaksa harus mengungsi ke lokasi yang cukup jauh, seperti Gedung Kopindo di daerah Bener atau Rumah Sakit (RS) Al-Karomah, Tirto kabupaten pekalongan.

Pemdes Tegal Dowo, Kec Tirto, Transparansi, Kab Pekalongan
Caption foto diambil pada 31/5/2026 posisi bangunan tinggal pemasangan atap dan finishing

​Merespons kendala tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Tegal Dowo berinisiatif membangun sebuah gedung pengungsian yang berlokasi tepat di sebelah Kantor Desa Tegal Dowo kecamatan tirto kabupaten pekalongan, Berdasarkan pantauan di lokasi baru-baru ini pada 31/5/2026, proyek pembangunan gedung tersebut sudah hampir rampung. Fisik bangunan tampak tinggal menyisakan tahap pemasangan atap dan tahap perapian (finishing), serta terlihat adanya kusen maupun jendela bekas dulunya di pasang ulang, diduga mungkin anggaran yang tidak mencukupi.

banner 325x300

​Namun, proyek ini memicu pertanyaan terkait sumber pendanaannya. Pasalnya, di area pembangunan sama sekali tidak ditemukan adanya papan informasi proyek.

Dalam opini kami berspekulasi apakah anggaran tersebut bersumber dari Dana Desa (DD), Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, anggaran pihak Kecamatan, atau Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi/Kabupaten atau anggaran pribadi pemdes atau bantuan dari donatur.

Waktu menanyakan ke ​Kepala Desa Tegal Dowo kecamatan tirto kabupaten pekalongan pada 4/6 , Budi, menjawab melalui chat WA bahwa gedung tersebut nantinya akan difungsikan sebagai “Tempat mengungsi” Tulisnya kata tempat mengungsi kalau di jabarkan adalah kata tersebut kerap di gunakan sebagai tempat evakuasi warga saat dilanda musibah banjir.,

Sayangnya, saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai asal-usul dan besaran anggaran proyek lewat pesan singkat, Budi hanya simple menjawab “ya nanti tak suruh pasang papan informasi kegiatan tersebut” Dan tidak menerangkan anggaran darimana dan besarnya berapa sampai berita ini di turunkan.